System syaraf pada Manusia

| November 29, 2012 | 0 Comments

Sistem saraf merupakan salah satu sistem koordinasi yang bertugas menyampaikan rangsangan  dari reseptor untuk dideteksi dan direspon oleh tubuh. Sistem saraf memungkinkan makhluk hidup tanggap dengan cepat perubahan-perubahan yang terjadi dilingkungan luar maupun dalam.

Susunan sistem saraf manusia tersusun dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf somatic dan sistem saraf otonom.

Untuk menanggapi rangsangan, ada tiga komponen yang harus dimiliki oleh sistem saraf, yaitu :

1. Reseptor, adalah alat penerima rangsangan atau impuls. Pada tubuh kita yang bertindak sebagai reseptor adalah organ indera.

2. Penghantar impuls, dilakukan oleh saraf itu sendiri. Saraf tersusun dari berkas serabut penghubung (akson). Pada serabut penghubung terdapat sel-sel khusus yang memanjang dan meluas. Sel saraf disebut neuron.

3. Elektor, adalah bagian yang menanggapi rangsangan yang telah diantarkan oleh penghantar impuls. Elektor yang paling penting pada manusia  adalah otot dan kelenjar.

Otak

Otak adalah pusat dari sistem saraf. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, prilaku dan fungsi tubuh seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik  dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

System syaraf pada Manusia

System syaraf pada Manusia

Otak manusia adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron.Otak menusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan cara berfikir manusia.Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran.Anatomi otak manusia terdiri atas Otak besar,Otak tengah,Otak belakang,dan Otak kecil.

OTAK BESAR

Otak besar terdiri atas dua belahan,yaitu belahan kiri dan kanan.Belahan kiri mengatur bagian kanan,belahan kanan mengatur bagian kiri.Jika otak belahan kiri mengalami gangguan maka tubuh bagian kanan akan mengalami gangguan bahkan kelumpuhan.Otak besar memiliki korteks atau lapisan luar yang tipis berwarna abu-abu yang terdiri atas 15-33 milyar neuron.Pada lapisan korteks terdapat berbagai macam pusat saraf yang mengendalikan ingatan,perhatian,persepsi,pertimbangan,bahasa,dan kesadaran.

Otak besar merupakan pusat saraf utama,karena memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan semua aktifitas tubuh,khususnya berkaitan dengan kepandaian,ingatan,kesadaran,dan pertimbangan.Aktifitas tersebut dikendalikan pada daerah yang berbeda.Didepan celah tengah(sulkus sentralis) terdapat daerah motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar.Bagian paling bawah pada konteks motor tersebut mempunyai hubungan dengan kemampuan bicara.Daerah anterior pada lobus frontalis berhubungan dengan kemampuan berfikir.Dibelakang sulkus entralis merupakan daerah sensori.Pada daerah ini berbagai sifat perasaan dirasakan kemudian ditafsirkan.Daerah pendengaran(auditori)terletak pada lobus temporal.Didaerah ini ,kesan atau suara diterima dan diinterupsikan.Daerah visual(penglihatan)terletak pada ujung lobus oksipital yang menerima bayangan dan selanjutnya bayangan itu ditafsirkan.Adapun pusat pengecapan dan pembau terletak di lobus temporal bagian ujung anterior.

OTAK TENGAH

Otak tengah manusia berukuran cukup kecil,dan terletak didepan otak kecil.Otak tengah berperan dalam pusat pergerakan mata,misalnya mengangkat kelopak mata,reflex menyempitan pupil mata.

OTAK BELAKANG

Otak belakang meliputi jembatan varol,sumsum lsnjutan,dan otak kecil.Ketiga bagian ini membentuk batang otak.Jembatan Varol berisi serabut saraf yang menghubungkan lobus kiri dan kanan otak kecil,serta menghubungkan otak kecil dengan korteks otak besar.Sumsum lanjutan membentuk bagian bawah batang otak serta menghubungkan jembatan pons dengan sumaum tulang belakang.Sekelompok neuron pada formasi reticular di dalam sumsum lanjutan berfungsi mengontrol  sistim pernafasan,dan syaraf cranial yang berfungsi mengatur laju denyut jantung juga berada pada sumsum ini.Selain itu juga berperan  sebagai pusat pengatur reflex fisiologo,tekanan udara, suhu tubuh,pelebaran atau penyempitan pembuluh darah,gerak alat pencernaan,dan sekresi kelenjar pencernaan.Fungsi lainnya ialah mengatur gerak reflex,seperti batuk,bersin,dan berkedip.

OTAK KECIL

Otak kecil adalah bagian terbesar otak belakang.Otak kecil ini terletak di bawah lobus oksipital serebrum.Otak kecil terdiri atas  dua belahan dan permukaannya berlekuk-lekuk.Fungsi otak kecil adalah mengatur sikap atau posisi tubuh,keseimbangan,dan koordinasi gerakan otao yang terjadi secara sadar.Jika terjadi cedera pada otak kecil,dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot.Gerakan menjadi tidak terkoordinasi,misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya.

SUMSUM TULANG BELAKANG

Sumsum tulang belakang terletak didalam rongga ruas-ruas tulang belakang,yaitu lanjutan dari medulla oblongata memanjang sampai tulang punggung tepatnya sampai ruas tulang pinggang kedua.

Sumsum tulang belakang berfungsi sebagai pusat gerak reflex,penghantar impuls sensorik dari kulit atau otot ke otak,dan membawa impuls motorik dari otak ke efektor.Didalam tulang punggung terdapat sumsum punggung dan cairan serebrospinal.

Pada potongan melintang bentuk sumsum tulang belakang tampak dua bagian yaitu bagian luar berwarna putih sedang bagian dalam berwarna abu-abu.Bagian  luar berwarna putih karena mengandung dendrite dan akson dan berbentuk seperti tiang,sedangkan bagian dalam berwarna abu-abu berbentuk seperti sayap atau huruf H.Sayap,yang mengarah keperut disebut sayap ventral dan banyak mengandung neuron motorik dengan akson menuju ke efektor.Sedangkan sayap yang mengarah ke punggung disebut sayap dorsal,mengandung badan neuron sensorik.Sistim saraf sumsum tulang belakang merupakan sistim saraf yang berpusat pada medulla spinali (sumsum tulang belakang) yang berjumlah 31 pasang saraf yang terbagi sepanjang medulla spinalis.

SARAF OTONOM

Sistem saraf otonom mengatur kerja jaringan dan organ tubuh yang tidak disadari atau yang tidak dipengaruhi oleh kehendak kita.Jarinagn dan organ tubuh diatur oleh sistem saraf otonom adalah pembuluh darah dan jantung.Sistem saraf otonom terdiri atas sistem saraf simpatik an sistem saraf parasimpatik.

Sistem sarf simpatik disebut juga sistem saraf torakolumbar,karena saraf preganglion keluar dari tulang belakang toraks ke-1 sampai ke-12.Sistem saraf ini berupa 25 pasang ganglion atau simpul saraf yang terdapat di sumsum tulang belakang.Fungsi sistem saraf simpatik adalah untuk memperepat denyut jantung,memperlebar pembuluh darah,memperlebar bronkus,mempertinggi tekanan darah,memperlambat gerak peristaltis,memperlebar pupil,menghambat sekresi empedu,menurunkan sekresi ludah,an meningkatkan sekresi adrenalin.

Sistem saraf parasimpatik disebut juga sistem saraf kraniosakral,karena saraf preganglion keluar dari daerah otak dan daerah sacral.susunannya berupa jarring-jaring yang berhubung-hubungan dengan ganglion yang tersebar di seluruh tubuh.Urat sarafnya menuju ke organ tubuh  yang dikuasai oleh susunan saraf simpatik.Sistem saraf parasimpatik  memiliki fungsi yang berkebalikan dengan fungsi sistem saraf simpatik.Sistem saraf simpatik berfungsi mempercepat denyut jantung,sedang sistem saraf parasimpatik akan memperlambat denyut jantung.

SARAF TEPI

Sistem saraf tepi adalah lanjutan dari neuron yang bertugas membawa impuls saraf menuju ked an dari sistem saraf pusat.Berdasarkan cara kerjanya sistem saraf tepi dibedakan menjadi dua yaitu: Sistem saraf sadar,yaitu sistem saraf yang mengatur segala gerakan yang dilakukan secara sadar atau dibawah koordinasi saraf pusat atau otak.Berdasarkan asalnya istem saraf sadar dibedakan menjadi dua yaitu: istem saraf kepala (cranial) dan sistem saraf tulang belakang (spinal).Sistem saraf tak sadar.Berdasarkan sifat kerjanya saraf tak sadar dibedakan menjadi dua yaitu:saraf simpatik dan saraf parasimpatik.

ANEKA GANGGUAN SARAF

Macam-macam factor yang mendukung terjadinya saraf terjepit :

1. Trauma/cedera pada pinggang atau tulang belakang

Faktor trauma ini dapat terjadi dalam 1 kejadian,seperti jatuh terduduk cukup kerasdan langsung dapat menyebabkan pecahnya Nucleus Pulposus (bantalan ruas tulang belakang) akibat tekanan berat disepanjang tulang belakang pada saat jatuh terduduk.Pada anak muda yang mengalami jatuh seperti ini,biasanya tidak mengalami sakit pada saat iti,malah cenderung langsung bisa berdiri  dan melakukan aktifitas seperti biasa.Namun,Kebanyakan kasus terjadi,mereka akan merasakan gejala sakit pinggang bertahun-tahun kemudian.Berbeda cedera jika terjadi pada orang yang sudah berumur.Mereka akan merasakan nyeri pada pinggangnya secara langsung.Hal ini dikarenakan perbedaan elastisitas dari Nucleus Pulposus itu sendiri.Nucleus Pulposus terdiri dari air dan kolagen yang mempunyai kekuatan dan elastisitas untuk menahan beban dalam ruas tulang belakang,pada saat kita berdiri dan duduk.Pada anak muda kandungan air dalam Nucleus Pulposus masih tinggi ketimbang orang tua.

2. Kebiasaan postur tubuh yang tidak benar dalam kurun waktu yang lama

Postur tubuh yang tidak baik (melengkung) menyababkan pendistribusian tekanan pada tulang belakang tidak merata,sehingga terdapat titik-titik tertentu pada ruas tulang belakang mengalami tekanan yang lebih tinggi dibandingkan kekuatan normal Nucleus pulposus dalam menahan tekanan.Tekanan yang lebih tinggi dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan Nucleus pulposus mengalami bulging,bahkan pecah.Dapat terjadi pada bagian leher/cervical atau pinggang/lumbar.

3. Penyakit degenerasi disc(Degenerative Disc Disease,DDD) atau Disc Aging

Disc atau bantalan ruas tulang belakang dapat mengalami degenerasi,sehingga melemahkan kekuatannya untuk dapat menahan dan mendistribusikan secara merata tekanan pada tulang belakang.Degenerasi atau penurunan kualitas Disc ini dapat disebabkan oleh nutrisi yang buruk pada Disc,dan proses reaksi biokimia antara glukosa dan kolagen dalam Disc.Beberapa riset menunjukkan ada kemungkinan DDD terhubung dengan genetic dalam keluarga.

Visit : www.smartdetoxsynergy.com

Sumber : Anatomi tubuh manusia Oleh : dr.Setiadi Budiyono

Baca artikel menarik lainnya : Tidak makan daging, Kenapa kolesterol tinggi

 

Incoming search terms:

pengertian sistem sarafsistem saraf manusiapembagian sistem saraf pada manusiaSISTEM SARAF PUSAT pada manusiapembagian sistem sarafpengertian sistem syarafkecepatan respirasi diatur olehpengertian sistem saraf pada manusiasistem persarafanPENGERTIAN SISTEM PERSYARAFANanatomi sarafmakalah sistem saraf pada manusiagerakan pernapasan pada tubuh manusia diatur oleh pusat pernapasan yang berada di medula oblongata Jelaskan rangsangan yang mengatur gerak pernapasan tersebutsaraf pusatRangsangan yang mengatur kecepatan gerakan pernapasan adalahsarafSaraf otakjelaskan rangsangan yang mengatur gerak pernapasanPusat respirasi pada manusia diatur oleh saraf pusat yaknipusat respirasi pada manusia diatur oleh saraf pusat yaitujelaskan pembagian sistem sarafsaraf tepianatomi otakpembagian saraf pada manusiarangsangan yang mengatur kecepatan gerakan pernafasan adalahRangsangan yg mengatur kecepatan gerakan pernapasanpusat pengatur pernapasan diatur oleh sistem saraf yang ada di otak yaitupembagian sistem saraf pusatpembuluh darah dan sistem syarafsebutkan faktor yang mengatur kecepatan pernapasanpembagian susunan saraf manusiasebutkan pembagian susunan sarafrangsangan yang mengatur kecepatan gerak pernapasan12 saraf pusat dan fungsinyagambar otonomi saraf otakdenyut jantung dan kecepatan pernapasan diatur olehsebutkan pembagian sistem sarafpenjelasan singkat sistem saraf manusiaRangsangan yang mengatur gerak pernapasan dari otak adalah?rangsangan yang mengatur cepat lambatnya gerakan pernapasan adalah/pengertian Sulkus sentralisrangsangan yang mengatur kecepatan gerak pernafasanProses pernafasan di medula otakrangsangan visual pada manusia adalahpusat pengaturan pernapasan pada otak terdapat pada bagianPusat pengaturan pernapasan terdapat pada bagianPusat pusat Saraf manusiapusat pengatur respirasi pada manusiapusat respirasi pada manusiapusat respirasi pada manusia diatur oleh saraf pusatpusat pengaturan autonom pernapasanpusat pengatur pernapasan pada otakpusat respirasi pada manusia oleh saraf pusat yaknirangsangan gerak pernafasanRangsangan yang mengatur gerakan pernapasan yang berpusat di medula oblongatarangsangan yang mengatur kecepatan gerakan pernapasanstruktur dan fungsi sistem saraf pusatstruktur pembagian otak manusiastruktur sistem saraf pusatsusunan saraf manusiasusunan saraf pusatsusunan sistem sarafsusunan syaraf pusat manusiasyarafsyaraf kepalasyaraf otak ikansyaraf pada otaksyarap motoriktuliskan pembagian sistem saraf pusatwww herbalpelangsing com/system-syaraf-pada-manusia/skema pembagian saraf tepisistem yang mengatur kerja jantung disebutsistem syaraf masnusiaRangsangan yang mengatur laju pernapasanrangsangan yg mengatur gerak pernapasanransangan yang mengatur kecepetan gerakan pernafasansusunan syaraf tepi dan sarap pusatsaraf sensorikSaraf Yang mengatur pernapasan dan detak jantungsebutkan dan jelaskan pembagian saraf pada manusiaSebutkan fungsi medula oblongataSebutkan Pembagian saraf pusatSebutkan Pembagian saraf tepisel saraf spinalsistem saraf beserta gambarsistem saraf pusat yang berfungsi sebagai pengatur pernapasansistem saraf yang mengatur denyut jantung dan tekanan darah adalah ?yang mengatur sistem pernafasanAktivitas pernafasan manusia dikendalikan oleh?gambar anatomi otak kecil besargambar dan letak saraf pada manusia pdfgambar dan sebutkan struktur anatomi sistem sarafGambar nadi dan sarap manusiagambar otak kecilgambar prmbagian sistem syaraf pada manusiagambar saraf manusiagambar sistem saraf pusatgambar sistem syarafgambar sistim sarafgambar susunan saraf pada manusiagambar syaraf pada kepalagerakan pada pernapasan diatur oleh saraf padagerakan pernapasan pada tubuh manusia diatur oleh pusat pernapasan yang ada di otak ransang yang mengatur gerak pernapasan itu adalahdenyut jantung manusia diaturfungsi sel saraf koordinasifungsi pernapasan diatur sistem apa?aktivitas tubuh yang diatur oleh medula oblongataaktivitas tubuh yang diatur oleh medulla ablongataanatomi sistem saraf pusatanatomi sistem saraf tepiANATOMI SISTEM SYARAF PUSATANATOMI SISTEM SYARAF PUSAT DAN SYARAF TEPIapa rangsangan yang mengatur kecepatan gerak pernapasanarti sistem sarafartikel pembagian sistem saraf pusatatur kerja sistem sarafbagian yg mengatur gerak seluruh tubuhcara kerja sistem otakcara memperlancar pusat pernafasan diotakDampak struktur dan fungsi otak pada sistem kerja tubuhdiskripsi sistem pembagian saraf pusat dan saraf Tepigerakan pernapasan pada tubuh manusia diatur oleh pusat pernapasan yg ada di medulla oblongata rangsangan yg mengatur gerak pernapasan itu adalahgoogle pembagian sistem syaraf perifermembuat pembagian sistem saraf pada manusiamenrut setiadi budiyono materi pernapasannervus pada otakotak kecilotak pengatur suhu nafas yang tertekanpada manusia jelaskan ke dua sistem saraf pd manusiapembagian dalam sistem sarafpembagian dari sistem saraf pusatpembagian dari sistem saraf pusat pada manusiapembagian siaitem saraf pusat pada manusiapembagian sistem koordinasipembagian sistem saraf pada manusia sistematispembagian sistem saraf pusat dan yg menyarapi nyapembagian syaraf manusiaPengarturan denyut jantung pernapasan dilakukan olehmakalah sistem sarafletak saraf sensorik di kepala dan fungsinyahubungan medula oblongata dan jantungjelaskan mengapa saluran pernafasan berhubungan dengan sarafJelaskan pembagian sarap pusatjelaskan pembagian sistem saraf pusatJelaskan pembagian sistem sirkulasi pada vertebratajelaskan pembagian susunan saraf pada manusiaJelaskan pengertian sistem syaraf(koordinasi)jelaskan rangsangan yang mengatur gerak pernapasan medula oblongatajelaskan saraf pada manusiajelaskan sistem gerak saraf pusatjelaskan sistem saraf pada manusiajelaskan sistem saraf pusatjual saraf otonomkecepatan respirasi diatur oleh otak besarkemampuan bicara diatur oleh otakpengertian sistem syaraf pusat

Tags: , , , ,

Category: System syaraf pada Manusia

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *